Kata “sistem” dalam lingkungan keilmuan teknik industri sudah tidak asing lagi. Hal itu dikarenakan, pengertian teknik industri yang menjelaskan “…integrated systems of people, materials, and equipment,…” (sudah dijelaskan pada topik Apa Itu Teknik Industri??). Teknik industri berkenaan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi system terpadu. Tapi, apakah kita sudah mengetahui apakah pengertian sistem itu?

 


Definisi Sistem          

Sistem adalah seperangkat elemen yang saling ergantung atau berinteraksi satu dengan lain menurut pola tertentu dan membentuk satu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu. Sebagai contoh, tubuh manusia adalah sebuah sistem yang komponen-komponennya adalah kerangka, otak, syaraf, cairan tubuh dan lain-lain. Masing-masing komponen memiliki fungsi masing-masing tetapi terintegrasi dalam satu kesatuan.

            Namun berbeda dengan kondisi sekolompok benda yang terletak secara acak dalam sebuah ruangan. Sekelompok benda tersebut telah memenuhi syarat sebagai seperangkat elemen tetapi tidak dapat disebut sebagai sistem karena antar benda tersebut tidak terjadi interaksi atau tidak membentuk hubungan fungsional dan tidak memiliki kesatuan tujuan.

 

Karakteristik Sistem

Disamping memiiki komponen, dan hubungan fungsional, sebuah sistem juga harus memiliki atribut. Komponen dari sebuah sistem adalah elemen-elemen operasional dari sistem tersebut yang terdiri input, proses dan output.

Setiap komponen sistem memiliki nilai tertentu. Nilai komponen menjelaskan keadaan sistem sebagai perangkat selain memiliki kegiatan pengendalian juga terdapat satu atau lebih kendala. Atribut sistem adalah properti dari komponen sistem tersebut. Atribut sistem dicirikan oleh parameter-parameter sistem. Keterkaitan atau interaksi antara komponen sistem dengan atribut tertentu menunjukkan tujuan dari sistem tersebut.

 

Sumber: Sinulingga, Sukaria. 2015. Pengertian Teknik Industri. Medan: USU Press.

Mohon menyertakan link ini sebagai referensi, terimakasih.

Komentar