Apa itu Teknik Industri?
Dalam kongres IIE tahun 1955 yang dikemukakan oleh F.W.Taylor bahwa disiplin ilmu teknik industri didefinisikan sebagai berikut:
Industrial Engineering is concerned with the design, improvement and installation of integrated systems of people, materials, and equipment, drawing upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical and social science together with the principle and methods of engineering analysis and design to specify, predict, and evaluate the results to be obtained from such systems.
Teknik Industri merupakan salah satu disiplin ilmu yang berkenaan dengan perancangan (design), perbaikan (improvement) yang ketiganya adalah ciri khas ilmu keteknikan. Namun demikian, disiplin ilmu teknik industri juga menangani unsur manusia dalam sistem yang dirancang, diperbaiki dan diinstalasinya. Penanganan unsur manusia sebagai faktor produksi telah lama dikenal dalam disiplin ilmu-ilmu sosial.
Fungsi dan Kontribusi Teknik Industri
Berdasarkan pengamatannya, William Grant Ireson mengemukakan bahwa fungsi yang tipikal disiplin teknik industri dalam peningkatan kinerja dan produktivitas organisasi adalah sebagai berikut:
Melakukan studi waktu serta analisis secara mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan guna perbaikan prosedur peralatan dan tempat kerja serta memperlambat terjadinya kelelahan dalam bekerja.
· Production Planning
Melakukan perencanaan awal untuk perbaikan dan kontrol setiap langkah operasi manufakturing, penentuan spesifikasi mesin dan alat bantu produksi, penjadwalan operasi dan pembuatan perintah kerja di lantai pabrik.
· Economic Analiysis
Melakukan analisis ekonomi dari setiap alternative keputusan yang dibuat guna memudahkan pemilihan keputusan yang lebih tepat serta mengurangi resiko kegagalan finansial.
· Statistical Quality Control and Reliability
Melakukan pengendalian mutu proses dan produk untuk menekan variabilitas pada proses dan menjamin kesesuaian produk dengan spesifikasi pada waktu pengiriman kepada pelanggan.
· Personnel Management
Melakukan perencanaa, analisis dan perbaikan pada pengupahan, hubungan industrial, standar-standar kerja untuk mengembangkan keharmonisan kerja pada produktivitas dan kesejahteraan karyawan.
· Operation Analysis
Melakukan studi analitikan yang mendetail terhadap setiap masalah yang ditemukan oleh manajemen misalnya studi alternative dalam hal penggantian teknollogi proses peningkatan kapasitas, produksi dan lain-lain.
Sumber: Sinulingga, Sukaria. 2015. Pengertian Teknik Industri. Medan: USU Press.
Mohon menyertakan link ini sebagai referensi, terimakasih.
Komentar
Posting Komentar